Dan tidaklah sama orang buta dengan orang yang tidak melihat” (QS : Fathir : 19)

Dan barang siapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya dia akhirat nanti ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar). (QS:Al-Isra:72).

Orang buta biasanya tidak bisa membedakan mana hitam putih sehingga tidak bisa menikmati warna-warni dunia. Demikian juga orsng yang kerasuknlan ciblnta buta, dia tidak mampu mendeteksi kelemahan pasangannnya. Matanya telag dibutakan oleh cintanya.

Dan tidaklah sama orang buta dengan orang yang melihat,dan tidaklah (pula sama) orang – orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran (QS : Mu’min : 58).

Penganut cinta buta biasanya memiliki cinta yang berlebihan terhadap pasangannya. Umumnya remaja yang telah memiliki pacar kerasukan juga cinta buta ini sehingga tidak mau menerima pendapat dari siapapun kecuali pendapat yang mendukung cintanya. Mereka yang kerasukan cinta buta biasanya berjanji untuk mengawini pasangannya sekalipun berbagai halangan menghadang. Jika perlu, yang haram pun dipanggar demi hasrat cintanya.

Dalam islam cinta buta ini dianggap menyimpang karena telah menghambakan dirinya pada makhluk sehinggga rela menyembahnya siang dan malam. Bagi seorang muslim, cinta adalah anugerah dan ditujukan untuk ibadah (jenjang pernikahan), maka segala tingkah laku angan terlepas dari tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah

Fiqh Remaja kontemporer

Penulis: Ustadz Ramdhana S.H.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here