Baru baru ini,kita telah disuguhkan oleh sebuah fenomena yang sangat menyedihkan, adanya sekelompok oknum bobotoh tak belas kasih harus merenggut nyawa saudaranya. Hanya gegara nafsu emosi dan amarah yang telah menggorogoti akal dan fikirannya sehingga tak pikir panjang harus mengorbankan satu anak bangsa di negara kita ini. Tindakan brutal yang dilakukan oleh mereka mendapatkan kecaman keras oleh masyarakat dan pemerintah.

Lagi dan lagi, tindakan pengeroyokan, sudah menjadi hal yang lumrah dalam negara kita. Adanya percepatan mengambil tindak hukum atas sebuah permasalahan, dinilai sebagai tindakan hippermoralitas yang telah dijangkiti oleh kebanyakan masyarakat kita saat ini. Sikap tersebut terjadi sebagai akibat adanya masyarakat yang tidak menjadikan hukum sebagai acuan.

Kasus pengeroyokan yang dialami oleh suporter Persija, Haringga Sirila. Dinilai sebagai sebuah tindakan biadab dan tidak berprikemanusiaan. Pasalnya harus merenggut nyawa seseorang dengan cara yang begitu keji. Padahal apakah mereka tidak tahu, balasan yang Allah berikan bagi para pembunuh itu. Apakah mereka tidak tahu, bahwa segalanya akan dipertanggungjawabkan nantinya.

Sungguh sangat disayangkan, ketika keluarganya harus mendapatkan berita keji yang dialami oleh anaknya.

Dalam islam, perbuatan tersebut dinilai sebagai perilaku orang orang mujrim (biadab) , Allah mengecam orang orang yang melakukan demikian dengan ancaman yang begitu sangat tegas. kekal dalam jahannam dan mendapatkan murka dan laknat Allah .

“Dan barang siapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja maka balasannya ialah Jahanam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan melaknatinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An Nisa: 93)

Allah ta’ala telah memberikan ancaman yang sangat besar dan tegas pada ayat ini bagi orang -siapa pun dia- yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja. Allah menyebutkan empat buah balasan bagi orang ini adalah sebagai berikut:

“Jahanam” : Allah ta’ala akan memasukkan orang ini ke dalam neraka jahanam.
Tidak cukup dengan sekedar memasukkan ke dalam jahanam, namun Allah menjadikan orang tersebut tinggal di dalamnya dalam waktu yang sangat lama “Ia kekal di dalamnya.”
“Allah murka kepadanya” : Kalimat ini juga menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat Al Ghodhob (murka).
“dan (Allah) melaknatinya.” : Yaitu Allah menjauhkan orang ini dari rahmat-Nya.
Demikianlah 4 buah balasan yang Allah berikan pada orang yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja. Jika seandainya disebutkan satu buah balasan saja, maka hal ini akan menjadi penghalang bagi seorang mukmin yang takut akan Robb-Nya untuk tidak melakukan dosa ini. Maka bagaimana jika disebutkan empat buah balasan sekaligus!!?? Wallohul musta’an.

Kita berlindung kepada Allah dari perbuatan keji tersebut, dan secara Khusus kepada pihak keluarga korban semoga diberikan kesabaran dan kelapangan jiwa akan kepergian putranya Haringga Sirila, dan semoga Allah mengampuni segala dosa-dosanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here