Musibah Gempa bumi yang terjadi pada Kamis-Jum’at (14-15/01/2021) di Kabupaten Majene dan Mamuju Provinsi Sulawesi Barat mengakibatkan ratusan masyarakat kehilangan tempat tinggal serta barang berharganya. Tak hanya itu sejumlah warga dikabarkan meninggal dunia atas musibah ini. Untuk membantu meringankan beban warga terdampak bencana alam tersebut, tim dari HILMI menggelar penggalangan bantuan dan turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuanya yang dibutuhkan.

Terdapat 25 titik pengungsian yang tersebar di Kabupaten Majene. Sedangkan, di Kabupaten Mamuju, terdapat lima titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro. Tim dari HILMI berkesempatan mengunjungi beberapa titik pengungsian setelah sebelumnya menggalang dana selama 7 hari dengan turun langsung ke jalan yang dilaksanakan oleh HILMI di berbagai daerah dan rohis-rohis binaan se-Indonesia atas arahan surat instruksi yang di keluarkan oleh Pimpinan (PP) HILMI.

Bantuan yang teleh dihimpun oleh tim HILMI disalurkan di berbagai titik pengungsian diantaranya kecamatan Simboro, desa Tappandulu yang sampai saat ini masih memilih mengungsi di dataran tinggi sebagai bentuk antisipasi gempa susulan dan tsunami, beberapa dari bantuan yang digalang juga diserahkan ke posko induk kerjasama dengan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) dan Wahdah Peduli untuk disebarkan dengan panduan tim assessment yang turun di lapangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here