Pimpinan Pusat HILMI menggelar lokakarya, Ahad (29, Juli 2018) untuk membahas mengenai konsep dakwah sekolah HILMI yang akan digunakan oleh Pimpinan Pusat dan Pimpinan Daerah.

Pantauan media hilmi.or.id, lokakarya tersebut dibuka pada pukul 09.20 dan diawali oleh sambutan dari ketua umum yakni Ustadz Muhtadin Akbar S.Si.

“8 konsep akan selesai dilokakaryakan hari ini insya Allah dan 9 konsep terisisa akan dibahas dalam lokakarya selanjutnya.” kata Ustadz Muhtadin Akbar S.Si. dalam sambutannya di ruang rapat tersebut. ” Dan di tahun pertama, kepengurusan pusat akan berfokus pada seluruh daerah di daerah Sulawesi Selatan” Sambungnya.

Hadir juga salah satu pemerhati dakwah di kota Makassar yakni Ustadz Ishaq Subu, Lc. Didalam sambutannya, beliau menuturkan bahwa agama ini sudah sempurna namun seiring dengan perkembangan zaman banyak sesuatu yg baru dalam agama ini. Maka kerja-kerja yang penting di zaman ini yaitu kemurnian agama, menjernihkan agama ini dengan sesuatu yang baru tersebut. Namun ada yang tidak kalah pentingnya yaitu perkara teknis. Teknis bagaimana agama ini sampai di hati masyarakat, agar agama ini bisa masuk ke hati ummat. Terkait dengan lokakarya, kita menbutuhkan studi yang matang terkait dengan anak-anak sekolah sehingga kita bisa menyentuh kebutuhan anak-anak tersebut.

Dalam lokakarya ini, ada beberapa konsep yang dibahas yaitu tahap-tahap pendirian sebuah Pimpinan Daerah di sebuah kota/kabupaten, materi-materi tarbiyah, syiar HILMI melalui majalah dan media elektronik dan beberapa konsep lainnya.

Lokakarya ini juga dihadiri oleh Pengurus Pimpinan Daerah HILMI yakni PD HILMI Makassar, Gowa, Bone, dan Bulukumba. Serta beberapa dari kalangan profesional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here