Berjumpa dengan bulan Februari, kita tentu sudah tak asing lagi dengan kata yang satu ini, Valentine’s Day. Hari yang akrab disebut dengan hari kasih sayang. Cinta diberi cokelat, padahal cinta butuh akad. Cinta seharusnya berujung sampai di akhirat, Valentine justru berakhir dengan maksiat.

 

Oleh karena itu, untuk Say No To Valentine’s Day, Rohis IKRAMUL SMA Negeri 9 Makassar, PD HILMI Makassar dan IPMI Makassar mengadakan tabligh akbar yang bertemakan “Ternyata Cintamu Palsu” pada hari ini (10/02/2019) dari pukul 08.00 WITA hingga waktu menjelang Shalat Zhuhur.

“Berbicara tantang cinta, cinta itu adalah cerita indah namun tiada arti -jika belum waktunya-. Cinta yang bukan lahir dari hati, maka dikatakan cinta palsu.” kata Ustadz Muhtadin Akbar, S.Si. -hafizhahullah- selaku pemateri pada acara tabligh akbar ini.

Valentine itu identik dengan pacaran. “Pacaran itu adalah proses menjaga jodoh orang lain.” ujar Ustadz Muhtadin -hafizhahullah- pada acara yang dipadati oleh 77 peserta ini.

 

Para peserta menandatangani spanduk yang bertuliskan “Say No To Valentine’s Day” sebagai deklarasi untuk tidak merayakan Valentine sesudah melakukan registrasi acara yang bertempat di Mesjid Nurul ‘Ilmi SMA Negeri 9 Makassar ini.

 

“Acara tabligh akbar “Cintamu Ternyata Palsu” tadi sangat menyadarkan anak rohis akan bahayanya cinta palsu karena perasaan cinta dengan lawan jenis itu wajar, terutama pada para aktivis-aktivis dakwah. Namun jika kita tidak melandaskan kecintaan tersebut dengan syariat, maka tentu akan terjatuh pada keburukan. Solusi yang terbaik ialah pernikahan, kalau tidak, maka berpuasalah.” ungkapan Sekertaris Departemen Dakwah PD HILMI Makassar, Muhammad Jabbar Taslim -hafizhahullah-.

Acara tabligh akbar ini juga didukung oleh Makaroni Kihita, Hi-Course dan Najah Private. Di akhir acara, Founder dari tiga unit usaha HILMI tersebut, Ustadz Muhammad Rusdi An Nahdi -hafizhahullah- memberikan sedikit pemaparan tentang tiga unit usaha tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here