Seorang hamba harus betul memperhatikan bagaimana ia berlaku baik kepada Allah maupun kepada sesama. Nilai nilai yang islam bawakan telah mencakup seluruh lini kehidupan kita untuk kita amalkan dalam semua aktivitas kita. Semarak Ramadhan Putih Abu-abu (SRPA) yang HILMI adakan tahun ini membawa misi untuk menanamkan karakteristik islami kepada para remaja

Hal ini disambut baik oleh pihak SMAN 17 Makassar melalui kegiatan pesantren kilat (peskil) yang dipercayakan kepada HILMI dengan mengangkat tema “membentuk generasi qurani yang berprestasi dan berakhlak mulia”.

 

Peskil dibuka pada hari pertama langsung oleh Bapak kepala SMAN 17 Makassar, Bapak Syamsuddin, S.Pd.,M.M. pada hari kamis, 24 Mei 2018 bertempat di masjid H. Nur Syamsi. Dalam sambutannya beliau berpesan agar peskil dapat menjadi wadah kepada peserta didik untuk menanamkan karakteristik islami yang sekarang sudah mulai dilupakan oleh para remaja.”Menanamkan nilai aqidah dan mengajarkan hal yang pokok dalam agama, contoh: tata cara wudhu & salat yang benar serta bacaan dalam wudhu & salat”. ujarnya pada saat memberi sambutan.

Ustadz Mudzakkir selaku guru agama SMAN 17 Makassar mengutarakan dalam wawancara ke pihak infokom, “Kami berharap peskil yang diadakan di SMAN 17 tidak berhenti sampai disini saja namun dapat berlanjut setelahnya dengan pembinaan alqur’an dan akhlaqul karimah secara rutin dan mewakili pihak sekolah berterimakasih kepada HILMI dan IPMI yang membantu melaksanakan peskil di SMAN 17 Makassar.”

SRPA di SMAN 17 Makasaar berlangsung selama 2 hari. Dimulai dari tanggal 24 – 25 mei 2018 dan dihadiri oleh seluruh siswa/i kelas X dan kelas XI SMAN 17. materi yang disampaikan membahas tentang ibadah, hakikat kehidupan, akhlaq dan adab seorang muslim.

Baarakallahu Fiikum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here